PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP DENGAN GRADED RESPONSE MODELS

Gita Alexandra, Novisita Ratu

Abstract


Abstrak
Kemampuan berpikir kritis merupakan elemen penting yang harus dimiliki siswa di sekolah. Namun kenyataannya kemampuan berpikir kritis yang dimiliki siswa saat ini berada pada kategori rendah. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melatih berpikir kritis adalah dengan membiasakan siswa berlatih soal untuk mengembangkan pemikirannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP dengan Graded Response Models (GRM). Kriteria berpikir kritis yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah FRISCO (focus, reason, inference, situation, clarity dan overview). Subjek penelitian adalah 3 orang siswa SMP Pangudi Luhur Salatiga. Ketiga subjek diambil berdasarkan tiga kategori, yaitu siswa dengan kategori kemampuan tinggi yaitu subjek A, berkemampuan sedang yaitu subjek B dan berkemampuan rendah yaitu subjek C. Hasil estimasi parameter kemampuan berpikir kritis matematis siswa menunjukan bahwa subjek A memenuhi kriteria (focus, reason, clarity dan overview). Subjek B memenuhi kriteria (reason dan clarity). Subjek C memenuhi kriteria (situation). Berdasarkan perhitungan estimasi parameter butir soal dengan GRM, ketiga subjek memiliki kemampuan berpikir kritis rata-rata dengan nilai kemampuan antara 1,00 sampai -1,00.
Kata Kunci: berpikir kritis, graded response models.

Abstract
Critical thinking is an important element which students have in the school. However, the critical thinking in the students nowadays is in the lower level. One strategy that could improve the critical thinking is by giving and practicing the tasks to the students continually to upgrade their knowledge. This research aims to describe the students’ critical thinking of mathematic skill profile in Junior High School with Graded Response Models (GRM). The criterion of critical thinking that becomes the core in this research is FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarify, and Overview). The subject of the research is three students of Pangudi Luhur Junior High School Salatiga. Those three subjects were taken based on three categories which are A subject (the students who have high intelligence), B subject (the students who have standard intelligence), and C subject (the students who have low intelligence). The estimate parameter result of students’ mathematics critical thinking shows that the A subject fulfilled the criterion (focus, reason, clarity and overview), B subject fulfilled the criterion (reason and clarity), and C subject fulfilld the criterion (situation). Based on the calculation of estimate parameter, the questions and GRM, all of three subjects have an average critical thinking ability with skill score between 1,00 until -1,00.
Keyword: Critical thinking, Graded Response Models.

Keywords


berpikir kritis; graded response models; Critical thinking; Graded Response Models

Full Text:

PDF

References


Anasha, Z. (2013). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematik Siswa Dengan Menggunakan Graded Response Models. PROSIDING UNY.

Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Hendriani. (2016). Pengembangan Tes Berpikir Kriris Dengan Pendekatan Item Response Theory. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Khasanah, N. (2015). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VA. Jurnal UIN Surabaya

Novitasari. (2012). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dengan Berbantu Alat Peraga. E-jurnal UMS.

Sari, T. N. (2017). Profil Kemampuan Berpikir Kritis Matematik Siswa Ditinjau Dari Kemampuan Spasial Dengan Menggunakan Graded Response Models. Ejournal UIN Sunan Ampel.

Septarini. (2016). Pengembangan Tes Berpikir Kritis Dengan Pendekatan Item Response Theory. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika